“Aksimu” (Anak Sehat Minum Jamu) BA Aisyiyah Bulakan

 “Aksimu” (Anak Sehat Minum Jamu) BA Aisyiyah Bulakan

Sukoharjo- (7/2) BA Aisyiyah Bulakan mengadakan sebuah acara spesial Tunjukkan “Aksimu” (Anak Sehat Minum Jamu) dalam puncak topik Tanaman Obat Keluarga (TOGA). Dengan menghadirkan tamu Mbak Jamu yang bernama Ibu Dwi dari Tambakboyo, Tawangsari, Sukoharjo yang berprofesi sebagai pembuat dan penjual jamu tradisional.

Acara ini dilaksanakan di halaman BA Aisyiyah Bulakan dengan pemaparan materi edukasi tentang macam-macam tanaman obat keluarga yang bisa digunakan sebagai jamu tradisional, cara pembuatan sampai manfaatnya untuk kesehatan yang disampaikan oleh Ibu Dwi dengan begitu jelas dan komunikatif.

Jamu digunakan untuk pencegahan penyakit, pemeliharaan kesehatan, pemulihan kesehatan, kebugaran bahkan kecantikan.

Gerakan minum jamu dapat dimulai dari keluarga. Ibu-ibu perlu diedukasi agar mengenali bahan jamu, cara meracik, hingga cara konsumsi. Anak-anak juga perlu dikenalkan minum jamu untuk kesehatan seperti yang sudah dilaksanakan di BA Aisyiyah Bulakan hari ini.

Dengan membudayakan minum jamu, kesehatan keluarga terjaga, dan anak anak dapat tumbuh menjadi generasi yang sehat, kuat, dan cerdas. Jadi anak anak juga mempunyai pengetahuan tentang khasiat minum jamu, yang Inshaa Alloh lebih minim efek sampingnya daripada minum obat-obatan kimiawi.

Kegiatan ini diawali dengan berbaris, senam pagi, berdoa, dan menyimak materi edukasi tentang jamu tradisional.
Setelah acara edukasi selesai, semua Bu Guru menjadi tester pertama yang mencoba olahan jamu tradisional yang sudah dijelaskan oleh ibu Dwi untuk memberikan motivasi kepada anak-anak bahwasanya minum jamu itu enak. Dan Alhamdulillah, semua anak pun berani mencoba merasakan jamu. Adapun jamu yang dirasakan oleh anak anak hari ini adalah :
1. Jamu kunyit yang berguna untuk meredakan nyeri perut.
2. Jamu daun pepaya yang berguna untuk mengatasi gangguan pencernaan.
3. Jamu temulawak yang berguna untuk menambah nafsu makan.
4. Jamu beras kencur yang berguna untuk meredakan batuk dan melegakan tenggorokan.
5. Jamu gula asem yang berguna untuk meredakan batuk.

Bahwasanya kegiatan ini sangat bermanfaat terutama dalam memberikan pembelajaran yang bermakna, secara langsung, edukasi dari narasumber yang sesuai dengan bidangnya.

Selanjutnya, sebagai penutup anak anak mendapatkan satu bungkus jamu tradisional yang dibawa pulang.
Anak-anak sangat antusias dan mengikuti acara sampai selesai.

Alhamdulillaah acara edukasi selesai dengan bertambahnya ilmu pengetahuan yang bermanfaat InshaaAlloh.

Related post

1 Comment

  • Semangat selalu anak². Generasi sekarang banyak yang tidak suka jamu, padahal jamu kaya akan manfaat. Semoga dengan edukasi sejak dini ini menjadikan anak² tertarik dan mau mencicipi produk lokal sejuta manfaat ini 😍🤩.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *