Ujian Tahfidz Sekali Duduk, Cara SDMP Uji Hafalan Siswa

 Ujian Tahfidz Sekali Duduk, Cara SDMP Uji Hafalan Siswa

SUKOHARJO – Bertempat di ruang kelas, sebanyak 238 siswa SD Muhammadiyah Palur menjalani ujian tahfidz sekali duduk juz 30 dan 29, peserta merupakan pendaftar dari kelas 1-6. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari program unggulan Tahfidz di SD Muhammadiyah Palur (3-4/2).

Dwi Fadlilah Musfiroh selaku ketua kegiatan mengatakan, Peserta ujian tahfidz tahun ini meningkat dari tahun sebelumnya oleh karena itu pembagian kelompok peserta dan penguji juga kami perbanyak mencapai 19 orang dan dilaksanakan selama 2 hari, Alhamdulillah berarti ada semangat dari anak-anak untuk menghafal Al Qur’an juga didukung ayah bunda wali murid.

Lebih lanjut, Fadil sapaan akrabnya mengatakan, ujian tahfidz sekali duduk ini merupakan upaya SDMP menjaga hafalan siswa. Agar anak-anak lebih termotivasi lagi menambah hafalannya.

“Ini semua juga tidak terlepas dari peran guru dan orang tua. Karena anak bisa memiliki hafalan selain peran guru juga harus ada peran orang tua yang mendukung. Tak kalah penting motivasi anak itu sendiri. Kita semua tahu, menghafal Alquran ini merupakan salah satu amalan yang dicintai Allah. Sehingga anak harus terus diberikan stimulus supaya mau menghafal dengan ikhlas dan bahagia,” ujarnya.

Syafiq Mu’afa salah satu peserta ujian dari kelas 1D mengungkapkan “Aku semangat dan senang bisa mengikuti ujian, awalnya takut kalau banyak salah selebihnya Bismillah yang penting sudah berusaha dan mendapatkan pengalaman bagaimana rasanya setoran 1 juz tanpa jeda” Ungkapnya

Sementara Susila Dwi Hastuti orang tua dari Syafiq menyampaikan, Sangat mengapresiasi kegiatan yang diselenggrakan oleh SDMP apalagi ujian sekali duduk menjadi agenda tahunan bisa menjadi motivasi tersendiri untuk anak lebih giat menghafal dan memperbaiki hafalanya agar di tahun selanjutnya bisa mengikuti ujiannya (menambah hafalan).

Ia menambahkan, dan kami sebagai orangtua semoga bisa membersamai anak-anak menghafal ketika di rumah, bisa menghargai usaha anak dalam menghafal, kami sebagai orangtua sangat berterimakasih kepada SDMP yang telah menyelenggarakan kegiatan tersebut semoga bisa menjadi wasilah kita semua untuk meraih surga bersama anak-anak dengan hafalan Al Qur’annya.” Tutupnya.

Choerul Anam

https://jamumedia.com

Choerul Anam adalah seorang pendidik di salah satu Sekolah Dasar Muhammadiyah terbesar di Kabupaten Sukoharjo.

Related post

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *