Seleksi Karyawan Baru Fundraising Lazismu Kabupaten Sukoharjo :Mencari Sumber Daya Unggul

 Seleksi Karyawan Baru Fundraising Lazismu Kabupaten Sukoharjo :Mencari Sumber Daya Unggul

 

SUKOHARJO – Sebuah langkah signifikan dilakukan oleh Lazismu Kabupaten Sukoharjo dengan menggelar seleksi karyawan baru di bidang Fundraising pada Jum’at, 12 Januari 2024. Kegiatan ini bertempat di Kantor Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Sukoharjo dan melibatkan Lazismu Wilayah Jawa Tengah, seperti Ketua BP Lazismu Kabupaten Sukoharjo, Yusuf Aziz Rahma, Amd., S. Pd, dan Manager Lazismu Kabupaten Sukoharjo, Mushlih Nur Wahid, S. Sos.

Dengan tujuan yang jelas, kegiatan ini menjadi momen penting dalam menseleksi calon amil Lazismu di daerah Sukoharjo yang akan terlibat dalam penggalangan dana di bidang Fundraising. Mushlih Nur Wahid menyampaikan, “Seleksi ini menjadi langkah awal untuk memperkuat tim Lazismu Kabupaten Sukoharjo dalam menghadapi tantangan di Era Baru tahun 2024.”

Proses seleksi dilakukan oleh Lazismu Kantor Wilayah Jawa Tengah dengan diikuti 20 peserta dari berbagai daerah di sekitar Sukoharjo. Tes Tertulis, Tes Psikotes, dan Tes Wawancara menjadi bentuk evaluasi komprehensif untuk mengukur kemampuan dan kualifikasi calon karyawan. Yusuf Aziz Rahma, Ketua BP Lazismu Kabupaten Sukoharjo, menekankan pentingnya seleksi ini sebagai langkah awal menciptakan Lazismu yang lebih baik.

“Dengan melibatkan tes-tes ini, kami berharap dapat menemukan calon amil yang tidak hanya memiliki pengetahuan dan keahlian di bidang Fundraising, tetapi juga memiliki integritas dan semangat kemanusiaan,” ungkap Yusuf Aziz Rahma.

Proses seleksi yang berlangsung dari pukul 09.00 WIB hingga pukul 16.30 WIB mencerminkan komitmen Lazismu Kabupaten Sukoharjo untuk memberikan kesempatan yang adil bagi setiap peserta. Setelah melalui tahap seleksi tersebut, akan diambil 10 peserta terbaik yang akan melanjutkan proses seleksi tahap berikutnya.

“Pada Jum’at, 19 Januari 2024, jajaran Pengurus Lazismu Kabupaten Sukoharjo akan melakukan seleksi lanjutan terhadap 10 peserta terbaik untuk memastikan bahwa kami mendapatkan sumber daya manusia yang berkualitas dan berkomitmen tinggi,” tambah Mushlih Nur Wahid.

Langkah seleksi yang diambil oleh Lazismu Kabupaten Sukoharjo tidak hanya sebagai wujud upaya organisasi mencari sumber daya manusia yang terbaik, tetapi juga sebagai langkah strategis dalam memastikan keberlanjutan dan efektivitas kegiatan amal di masa yang akan datang. Seleksi ini menjadi dasar dalam menciptakan tim yang solid dan berdedikasi tinggi untuk mendukung misi Lazismu Kabupaten Sukoharjo dalam memberikan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Dengan demikian, Lazismu Kabupaten Sukoharjo berharap dapat melahirkan amil yang berintegritas, komitmen, dan semangat dalam kemanusiaan kemudian dapat membawa Lazismu Kabupaten Sukoharjo ke tingkat yang lebih tinggi dalam memberikan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan.

Related post

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *