dr.Guntur : Pimpinan Aisyiyah Harus Ngurusi, Jangan Minta Diurusi

 dr.Guntur : Pimpinan Aisyiyah Harus Ngurusi, Jangan Minta Diurusi

Jumat, 8 Desember 2023 pukul 13.00 WIB diselenggarakan acara pengukuhan Pimpinan Cabang Aisyiyah Bulu periode Muktamar 48 di Madrasah Aliyah Muhammadiyah Tijarotul Qur’aniyah yang beralamat di Dukuh Sambiroto RT 01/RW 03 Desa Puron kecamatan Bulu. Hadir dalam kesempatan tersebut, jajaran PDA Sukoharjo Dra. Indiah Dewi Murni, Dra. Emi Sugiarti, M.Pd, Dra. Siti Sholikhah, M.Pd, jajaran PCM Bulu Joko Waluyo, S.Pd, M.Pd, Mardi, S.Pd, Drs.Karjo, Joko Sukasto S.Pd, Wiyatno, perwakilan ortom Fatoni Andi Mohamad, S.Pd, dan sejumlah tamu undangan lainnya.

Pada pengukuhan ini diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, Sang Surya, dan Mars Aisyiyah, dilanjutkan sambutan ketua PCA terpilih, acara inti pengukuhan, sambutan ketua PDA Sukoharjo, Tausiyah dan do’a, terakhir penutup.

Dalam sambutannya, ketua terpilih PCA Bulu mengutarakan bahwa Aisyiyah Bulu akan bersinergi dengan berbagai unsur seperti PCM Bulu, ortom Muhammadiyah Bulu, PCA diwilayah kabupaten Sukoharjo, serta para tokoh masyarakat.

Selanjutnya ketua Pimpinan Daerah Aisyiyah Sukoharjo Dra. Indiah Dewi Murni, M.Pd mengukuhkan jajaran pengurus Pimpinan Cabang Aisyiyah Bulu dengan ketua terpilih Dwi Pudiyati, S.Pd dan sekretaris Riyanti Puji Astuti, S.Psi, M.Psi.

Setelah pengukuhan, ketua PDA Dra. Indiah Dewi Murni, M.Pd menyampaikan sambutannya. Dalam berorganisasi harus punya prinsip kudu sering kumpul, rembukan, kemudian action. Ucap Indiyah selaku ketua PDA Sukoharjo. Selain itu, ketua PDA Sukoharjo juga berpesan kepada seluruh anggota Aisyiyah, “kalau kita sudah madep manteb pada Aisyiyah, InsyaAllah kita akan istiqomah menjalankan amanah.”

Acara pengukuhan diakhiri dengan tausiyah yang disampaikan oleh dr.KH.Guntur Subyantoro, M.Si. beliau menyampaikan ucapan selamat atas dikukuhkannya PCA Bulu periode muktamar 48 serta mengajak pengurus Aisyiyah untuk mengurusi, jangan minta diurusi. Dokter Guntur juga mengajak ibu-ibu Aisyiyah mengingat kembali lagu song muktamar 48 “derap kemajuan” pada syairnya terdapat kalimat “suluh peradaban” yang memiliki makna cukup mendalam bagi Muhammadiyah dan Aisyiyah.

Related post

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *