ADBS Nguter Gelar Wisuda V di Hotel Brother

 ADBS Nguter Gelar Wisuda V di Hotel Brother

Ahmad Dahlan Boarding School atau yang biasa dikenal dengan ADBS menggelar pelaksanaan acara wisuda dan akhirusanah angkatan V yang bertempat di Hotel Brother pada hari Sabtu 3 Juni 2023.

Di umur ADBS yang masih cukup muda, di bawah kepemimpinan Anugroho. S.Pd sebagai kepala sekolah, lima angkatan telah dilahirkan, pastinya sebagai kader-kader Muhammadiyah sekaligus sebagai kader umat yang siap memperjuangkan agama dan bangsa.
Hadir dalam acara Pimpinan Daerah Muhammadiyah kabupaten Sukoharjo H. Sumarno HW, S.P., Perwakilan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sukoharjo Jati Mualimah, S. Psi, M. Psi., dan beberapa sesepuh pondok pesantren Ahmad Dahlan (ADBS) H. Giyanto, Hj. Arini, dan H. Sukamto, ketua PCM Nguter H. Shidiq Hadiyanto beserta jajarannya, ketua, direktur pondok pesantren Ahmad Dahlan Drs. H. Samsudin, M.Pd., ketua komite SMP Ahmad Dahlan Budi Hariyanto, S.Ag., kepala SMP Ahmad Dahlan Anugroho, S.Pd., dan seluruh bapak/ibu orangtua/wali wisudawan wisudawati.

Alhamdulillah acara berjalan dengan lancar tanpa kendala yang berarti. Diawali dengan Anugroho, S.Pd memberikan wejangan kepada calon wisudawan dan wisudawati dalam sambutannya. Sekurang-kurangnya ada tiga hal penting yang harus menjadi perhatian: Pertama, semangat dan ketekunan dalam situasi dan kondisi apapun.

Pada awal tahun ajaran baru saat mereka kelas tujuh, calon wisudawan dan wisudawati cukup struggle dalam proses belajar, karena bertepatan dunia sedang dilanda pandemi. Walau demikian perjuangan mereka sangat luar biasa, sehingga capaian yang didapatkan sangat bisa diapresiasi.
“Meskipun putra-putri bapak/ibu sekalian masuk dalam kondisi pandemi, dimana kegiatan belajar mengajar harus dilakukan secara daring, tapi berkat semangat dan ketekunan mereka capaian yang telah diraih sangat memuaskan. Capaian nilai akademik tertinggi: 90 dan capaian tahfidz: 9 juz.” Terang Anugroho.

Kedua, kepala sekolah ADBS itu juga menyampaikan pesan kepada wisudawan wisudawati untuk memegang erat nilai-nilai luhur yang telah diberikan oleh bapak/ibu guru di sekolah. Nilai-nilai tersebut menjadi bekal dalam menjalani jenjang pendidikan dan kehidupan selanjutnya.
“Nilai-nilai ilahiah, nilai-nilai kebaikan, nilai-nilai keluhuran yang telah bapak/ibu guru berikan dan tanamkan kepada kalian, genggamlah, lanjutkan, dan jangan berpaling dari nilai-nilai tersebut.” Ungkap Anugroho.

“Jaga dan tingkatkan kualitas ibadah, akhlaqul karimah. Dan ayat-ayat Qur’an yang telah kalian hafalkan, pertahankan, amalkan dan usahakan bisa istiqomah menambah hafalan ayat-ayat Qur’an.” Imbuhnya.
Ketiga, beliau juga berpesan agar calon wisudawan wisudawati menyiapkan diri untuk menghadapi dan meraih kesuksesan di masa depan.
“Mari kuatkan azzam untuk merawat amal baik seusai lulus dari ADBS. Saya akan mengutip salah satu ayat Al-Qur’an, surat An-Nahl 92 yang artinya: “Janganlah kamu seperti seorang perempuan yang menguaikan tenunannya sesudah dipintal dengan kuat menjadi cerai berai kembali”. Terang Anugroho.
“Raihlah masa depan kalian dengan penuh optimis dan jangan pernah menyia-nyiakan waktu dengan hal yang tidak bermanfaat, karena yang namanya penyesalan dating di kemudian hari. Apa yang kita tanam hari ini akan kita tuai di kemudian hari. Jika kalian ingin menjadi orang yang luar biasa, maka belajarlah, berusaha dan bekerjalah melampaui batas-batas kewajaran. Dan iringilah semua itu dengan doa dan ridha orang tua.” Pungkasnya.


Direktur pondok pesantren Ahmad Dahlan Drs. Samsudin juga memberikan sambutan kepada orang tua dan calon wisudawan wisudawati. Pertama kepada orang tua untuk tidak memandang sebelah mata sekolah agama.
“Sekolah agama itu bukan sekolah yang ilmu pengetahuannya tertinggal, bukan, sudah tidak zamannya lagi sekarang. Tapi justru sekolah yang seperti ini adalah menjadi sekolah alternatif trobosan untuk memperkuat ilmu dan mempertahankan akidah.” Ungkap Samsudin.


“Kalau orang pintar sekarang banyak, tetapi yang pintar dan ber-akhlaq baik, yang diberi amanah tidak korupsi, sekarang sudah semakin sedikit. Anak kita 15-20 tahun kedepan akan menjadi pemegang amanah di Negara ini, oleh karena itu mohon dididik dengan sebaik-baiknya agar bisa berkembang maksimal dan memberi kebahagiaan bersama”. Imbuhnya.


Kedua, kepada calon wisudawan wisudawati, beliau mendorong untuk selalu mengembangkan kualitas diri, menjadi orang berusia panjang, dan bisa membanggakan orang tua dan guru.
“Ilmu itu berkembang anak-anak, jadi kalau kalian tidak belajar itu menjadi orang yang kadaluarsa, atau out of date. Maka, untuk selalu meng-update keilmuan, kita harus belajar sebanyak-banyaknya. Belajarlah, belajarlah, belajarlah. ” Ungkapnya.
“Jadilah seperti pendiri persyarikatan ini, yaitu KH. Ahmad Dahlan. Beliau mendirikan persyarikatan bernama Muhammadiyah yang manfaatnya sangat luas. Mulai dari pendidikan, rumah sakit dan lain-lain. Darinya lahir banyak orang-orang besar. Sehingga itulah usia yang panjang, tidak usia biologis. Kalau usia biologis mungkin hanya sampai 70 tahun, tetapi usia kebaikan sampai sekarang manfaatnya.” Pungkasnya.


Sambutan juga disampaikan oleh H. Sumarno HW, S.P., sebagai perwakilan dari PDM Muhammadiyah Sukoharjo. Beliau menyampaikan selamat kepada wisudawan wisudawati atas kelulusannya. Serta mendorong calon wisudawan wisudawati untuk melanjutkan perjuangan menjadi generasi penerus khususnya di persyarikatan Muhammadiyah.


“Kepada wisudawan wisudawati kami ucapkan selamat, karena anak-anakku telah menempuh ujian dengan hasil yang baik dan memuaskan. Kepada bapak/ibu wisudawan wisudawati, merupakan kebahagiaan tersendiri karena putra-putrinya sudah dididik di lingkungan Muhammadiyah yang tentu saja ilmu pengetahuan umum, agama dan ilmu perjuangan telah disampaikan. Maka jangan sampai putus hanya di sini, tapi dilanjutkan sesuai dengan harapan, apa yang disampaikan bapak kepala sekolah tadi.” Ungkapnya.


“Dan jangan lupa meninggalkan sejarah dari perjuangan seperti sejarah pendiri Muhammadiyah” Pungkasnya.
Terakhir sambutan disampaikan oleh Jati Mualimah, S.Psi., M.Psi. Pengawas di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sukoharjo. Beliau memberikan pesan kepada wisudawan untuk terus berkarya dan memperkaya diri dengan ilmu dan keterampilan.


“Teruslah berkarya memperkaya diri dengan ilmu dan keterampilan kalian, agar semakin menguatkan potensi unik yang kalian miliki.” Ungkapnya.

Related post

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *