MDMC dan Lazismu Sukoharjo Kirim Psikososial ke Cianjur Dampingi Anak-anak Korban Gempa

 MDMC dan Lazismu Sukoharjo Kirim Psikososial ke Cianjur Dampingi Anak-anak Korban Gempa

SUKOHARJO-Muhammadiyah Daerah Sukoharjo melalu LPB MDMC dan Lazismu selama dua hari membersamai penyintas gempa Cianjur yang saat ini masih dalam tahap pemulihan pasca terjadinya gempa pada Desember lalu selama dua hari Sabtu-Ahad (14-15/1).

Tim sejumlah 10 orang yang dipimpin oleh ketua Lazismu Sukoharjo Muhammad Safrudin berangkat dari Kantor PD Muhamamdiyah Sukoharjo pada Jumat (13/1/)malam diberangkatkan oleh ketua LPB MDMC Sukoharjo Bambang Sahana.

Relawan yang terdiri dari psikososial dan tim pendukung akan ikut dalam kegiatan yang diselenggarakan oleh Poskor Muhammadiyah Cianjur sebagai bentuk dukungan terhadap penyintas gempa meskipun hanya dua hari.

Selain psikososial juga memberikan bantuan berupa peralatan ibadah seperti buku iqra, mukena, sarung, sajadah, selain itu juga ada beberapa perlengkapan tidur seperti selimut dan bantal yang merupakan titipan dari donatur.

Bambang Sahana yang juga merupakan kepala sekolah SMK Muh 1 Sukoharjo menyampaikan bahwa program tersebut merupakan program bersama antara LPB MDMC dan Lazismu di mana kedua lembaga tersebut merupakan yang membidangi dalam kemanusiaan di Muhamamdiyah maka program Cianjur merupakan sebagai bentuk support terhadap sesama.

“Alhamdulillah malam ini kita memberangkatkan tim ke Cianjur untuk memberikan bantuan peralatan ibadah ada buku iqra, kerudung, sarung dsb selain itu ada juga psikososial untuk ikut selama dua hari di camp poskor Muhammadiyah Cianjur,” jelasnya.

Muhammad Safrudin selaku ketua LAzismu yang juga sebagai ketua tim dalam program tersebut menjelaskan bahwa pelaksanaan program ini sebagai salah satu bentuk memberikan laporan kepada masyarakat bahwa donasi yang disalurkan melalui lazismu telah dimanfaatkan oleh warga setempat.

“Kita ke Cianjur kali ini dalam rangka untuk memberikan laporan kepada donatur yang telah menitipkan donasinya melalui lazismu sukoharjo dimana kita ketahui saat ini telah terbangun hunian darurat sekolah darurat serta fasilitas lain untuk warga terdampak, dan kedepan akan dilaksanakan pembangunan hunian sementara “terangnya.

Saat ini akan dibangun hunian sementara karena memang karena letak geografis yang berada didataran tinggi menjadi tantangan bagi lembaga kemanusiaan maupun lembaga berwenang dalam menyediakan hunian bagi warga meskipun mayoritas sudah beraktivitas kembali akan tetapi kebutuhan seperti tempat tinggal masih terus diupayakan oleh pemerintah dan lembaga terkait agar segera pulih kembali.

Ia juga menambahkan bahwa dana yang dihimpun oleh Lazismu Sukoharjo untuk Program Indonesia Siaga di mana salah satunya Gempa Cianjur ini kemudian diserahkan kepada Lazismu Jawa Tengah sebagai pelaksana program di Cianjur.

Ninin Karlina salah satu tim dari psikososial MDMC Sukoharjo yang juga terlibat menyampaikan beberapa kegiatan yang dilaksanakan oleh Poskor Muhammadiyah Cianjur dalam pendampingan kepada warga setempat.

“Hari pertama berada di Posyan Barukaso di sana karena waktu sudah sore kita diajak membersamai anak-anak TPA di masjid setempat, hari kedua kita pindah ke Posyan Cario di sana tiap pagi ada senam bersama mulai dari anak-anak hingga orang tua maka kita juga ikut terlibat didalamnya. Terakhir kita juga membersama anak-anak di Pos Cario mendongeng bersama,” terangnya.

Selain itu juga tim memberikan dorprize saat berada di kedua pos tersebut agar rasa bahagia tetap membersamai mereka hingga masa pemulihan selesai. Selain itu juga masih terlihat tenda-tenda dari Dinas Sosial serta komunitas relawan lainnya yang juga memberikan pendampingan terhadap para penyintas gempa. []

Related post

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *