Kokam Dianiaya, Polres Klaten Periksa Sejumlah Saksi

 Kokam Dianiaya, Polres Klaten Periksa Sejumlah Saksi

KLATEN-Kasi Humas Polres Klaten,Iptu Abdillah menjelaskan pihak Kokam Klaten sudah melakukan pelaporan kejadian tersebut per tanggal 1 Januari. Dugaan sementara pemukulan itu lantaran salah paham.

“Polres sudah menerima laporan, sudah ada SP2HP nya. Kami menduga karena adanya salah paham, jadi Kokam dengan yang punya acara pemahamannya berbeda. Saat ini polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap saksi – saksi terkait, termasuk massa yang punya hajatan di desa tersebut,” jelasnya, Selasa (3/1/2023).

Dari hasil pemeriksaan itu lanjut Abdillah nantinya akan diketahui apa motif dari kejadian tersebut serta permasalahan sebelumnya.

Diberitakan sebelumnya, dua anggota Kokam Klaten dihajar warga  hingga babak belur. Kejadian berlangsung menjelang pergantian tahun 2023 di desa Nangsri, Kecamatan Manisrenggo ,Sabtu (31/12) sekitar pukul 23.30 WIB.

Dua orang anggota Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (Kokam) mendatangi acara organ tunggal dikawasan perumahan desa setempat, warga mengira keduanya hendak membubarkan acara pergantian tahun itu.

Wakil Ketua Bidang Kokam dan Advokasi Klaten, Andika Budi Riswanto ketika dihubungi,Selasa (03/01) menegaskan bahwa anggotanya ketika mendatangi lokasi bukan ingin membubarkan melainkan hanya untuk mengingatkan saja biar tidak mengganggu lingkungan perkampungan.

“Saya konfirmasi ulang tidak ada pembubaran, karena sepengetahuan dari teman – teman izin dan lainnya katanya sampai 12.00 WIB. Jadi sebelum jam itu mau diingatkan karena lokasi acaranya kan ditengah perkampungan,dikhawatirkan warga jadi terganggu apalagi sampai tengah malam,”terangnya.

Andika mengungkapkan sebelumnya enam anggotanya datang ke lokasi bersama tokoh masyarakat, setelah sebelumnya mendatangi Polsek setempat untuk menanyakan perizinan acara.

“Tidak berselang lama di lokasi anggota kami dipukuli yang kena tiga yang satu bisa lari.Kegiatan seperti ini sering dilakukan di perumahan dan sudah diingatkan apabila mendekati adzan. Saat kejadian anggota sebagai undangan resmi dari Polsek untuk pengamanan tahun baru,”ungkapnya.

Andika menambahkan kedua korban bernama Ridwan dan Poniran mengalami satu luka lecet dan benjol di bagian muka. Saat ini kondisi keduanya telah membaik bisa kembali beraktifitas .

“Setelah kejadian paginya korban dibawa ke rumah sakit Bhayangkara di Kalasan,”ujarnya. []

Related post

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *