Baznas Sragen Salurkan Beasiswa bagi Siswa Kurang Mampu

 Baznas Sragen Salurkan Beasiswa bagi Siswa Kurang Mampu

SRAGEN-Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Sragen menyalurkan beasiswa bagi siswa kurang mampu tingkat SD, SMP sekaigus menyerahkan insentif Guru Tidak Tetap (GTT) / Pegawai Tidak Tetap (PTT), Selasa (20/12/2022).

Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Bupati Sragen dr. Kusdinar Untung Yuni Sukowati di Pendopo Sumonegaran Rumah Dinas Bupati Sragen.

Bantuan insentif GTT PTT yang diserahkan sebesar Rp. 300 juta diserahkan untuk 500 orang, masing – masing senilai Rp. 600 ribu per orang, kemudian beasiswa pendidikan SD masing – masing Rp. 500 ribu dan SMP masing – masing Rp. 750 ribu untuk 500 anak dengan total Rp. 306.250.000. Selain itu juga diserahkan bantuan modal usaha sebesar Rp. 143 juta, Pemberdayaan pemulung dan PLA Rp. 100 juta.

Ketua Baznas Sragen, Mustaqim menyampaikan sepanjang tahun 2022, Baznas telah melayani 17.413 penerima manfaat. Sementara itu, raker ini guna menentukan target pengumpulan serta program kerja atau rencana yang akan diselenggarakan tahun depan 2023.

Raker dengan tema menjadi lembaga utama mensejahterakan umat menjadi starting point dalam penunaian tugas Baznas Kabupaten Srageb berkhidmat sepanjang tahun 2023.

Mustaqim menambahkan dalam raker ini, yang paling penting ialah pengumpulan atau keuangan dan pentasharufan kemana saja akan disalurkan. Hal ini harus disesuaikan agar aman, aman syar’i, aman regulasi dan aman NKRI.

“Semakin optimal pengumpulan yang diperoleh, semakin maksimal kemanfaatan dana zakat dan infaq yang diterima oleh masyarakat Sragen,” jelas Mustaqim.

Dalam kesempatannya, Bupati Yuni berterimakasih kepada seluruh ASN dan pegawai BUMD yang telah menunaikan zakat melalui BAZNAS. Untuk OPD yang belum optimal, diminta agar bisa dimaksimalkan pengumpulan zakatnya sesuai dengan potensi yang ada.

“Alhamdulillah, terimakasih kepada seluruh ASN Sragen. Kemanfaatan dana zakat dan infaq yang dihimpun oleh BAZNAS Kabupaten Sragen dampaknya sangat terasa untuk masyarakat Sragen. Hari ni, kita melihat bersama-sama apa yang telah BAZNAS lakukan melalui berbagai program penyaluran dana zakat dan infaq,” ungkap Bupati.

Bupati mengatakan adanya kegiatan bantuan dari BAZNAS sangat membantu Pemkab Sragen untuk mengentaskan kemiskinan di Sragen. Karena program – program Baznas selaras dengan program pemerintah daerah, sehingga cita – cita mewujudkan Kabupaten Sragen mandiri, sejahtera, berlandaskan akhlak mulia.

“Jadi, jangan ragu-ragu untuk menyalurkan zakat, infaq maupun sedekah melalui BAZNAS Kabupaten Sragen karena penyaluran dan tata kelolanya jelas sesuai UU No 23 Tahun 2011,” kata Bupati.

Mulai dari pembangunan rumah tidak layak huni, bantuan beasiswa, pemberdayaan para petani, pemberian modal usaha, bantuan pendidikan santri, pencegahan dan pengobatan stunting, dll yang kesemuanya itu manfaatnya dirasakan oleh warga Sragen.

Selanjutnya, tahun 2023 intensifikasi pengumpulan infaq pada P3K dan perangkat desa dapat dilakukan agar dana yang terkumpul bisa digunakan untuk kesejahteraan masyarakat sragen yang kurang mampu sesuai dengan visi BAZNAS menjadi lembaga utama mensejahterakan umat. []

Related post

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *