Mengintip Aktivitas Dapur Umum di Kantor Desa Gonilan Kartasura

 Mengintip Aktivitas Dapur Umum di Kantor Desa Gonilan Kartasura

SUKOHARJO-Salah satu kepanitian yang sangat dibutuhkan di acara Muktamar Muhammadiyah dan Aisyiyah adalah penyediaan makan bagi para peserta. Karena mereka harus menyediakan makan sehari tiga kali dengan jumlah porsi mencapai ribuan.

Jamumedia berkesempatan untuk datang melihat di salah satu dapur umum yang bertempat di Balai Desa Gonilan, Kartasura.

Dapur umum tersebut merupkan penopang peserta Muktmar di sekitaran tempat berlangsungnya Muktamar yaitu di Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Wakil Ketua Dapur Umum, Eko Harimursanto saat diwawancara menjelaskan dapur umum ini disokong penuh dari PD Muhammadiyah dan Aisyiyah Klaten dan Boyolali.

“Meski demikian ada banyak daerah yang juga menyalurkan donasi ke tempat ini seperti dari Semarang, Grogoban, Salatiga dan lain sebagainya. Intinya kami terbuka bagi siapa saja yang ingin berdonasi di tempat ini,”ujarnya, Kamis (17/11).

Dalam sehari dapur umun ini memasak makanan, sekali produksi hingga 1500 porsi baik yang di bungksus atau dalam bentuk prasmanan.

Khusus di dapur Gonilan makanan tersebut diberikan kepada peserta Muktamar dari Palu, Manado, Cilacap dan beberapa daerah lain. Karena daerah tersebut yang sudah berkoordinasi dengan panitia.

Ada 200 relawan yang bertugas dalam memasak ditempat tersebut, meski dari jumlah tersebut dibagi untuk produksi pagi, siang dan malam.

“Terkait menu kami berusaha beragam agar peserta Muktamar tidak bosen,”tambahnya.

Selain di Kantor Desa Gonilan, dapur umum acara Muktamar juga berada dibeberapa daerah seperti Solo, Colomadu dan lain sebagainya.

Terkait tempat panitia dapur umum sudah berkoordinasi dengan pemerintaha Desa Gonilan dan diberi ijin hingga acara Muktamar selesasi. []

Related post

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *